Cirebon – Ini adalah waktu yang cocok untuk liburan ke Cirebon. Keraton Kasepuhan menggelar Tradisi Grebeg Mulud. Ada pasar malam dan aneka event budaya.
Tradisi Grebeg Maulid itu digelar setiap Bulan Maulid. Sultan Kasepuhan, Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadingrat.

Keluarga keraton memulai pembuatan ukup dari akar dan kayu wangi untuk pengharum ruangan. keluarga keraton membuat bakasem ikan di dalam guci yang dimasa di dapur Mulud untuk nasi jimat. pameran pedagang UMKM dimulai di Alun-alun Keraton Kasepuhan berbentuk pasar malam yang seru.
“Festival ini diadakan untuk mengapresiasi generasi muda yang mencintai seni Islam. Mengarahkan generasi muda berakhlak memperbanyak sholawat dan doa menyambut kelahiran nabi pada Maulid ini,” katanya.
Arief menambahkan penutup pada acara Tradisi Grebeg Mulud adalah upacara Panjang Jimat yang digelar di Bangsal Prabayaksa Keraton Kasepuhan. Kemudian dilanjutkan dengan Asakralan di Langgar Agung dengan diiringi solawat dan membacakan Kitab Barzanzi.
“Grebeg Mulud ini tradisi keraton setiap Bulan Maulid dalam rangka menyambut kelahiran Nabi Muhammad pada tanggal 12 Maulid. Tepat upacara Panjang Jimat, kita mengundang Panglima TNI dan para pejabat,” tandasnya.